Showing posts with label Innovation. Show all posts
Showing posts with label Innovation. Show all posts

Sunday, 27 August 2017

Yuk Desain Suka-suka, Sekarang Eranya Bebas Berkreasi!!

Pada zaman sebelumnya, yaitu ketika masa Revolusi Industri, terjadilah produksi massal.

Produksi massal ini maksudnya adalah produksi besar-besaran, sehingga konsumen tidak memiliki pilihan yang banyak dalam memilih produk. 

Contohnya adalah ketika membeli baju. Banyak dari kita memakai baju yang hampir sama dikarenakan produksi massal tersebut. 

Tapii, pada zaman internet ini, semua seperti berbalik arah. Konsumen memiliki kebebasan untuk memilih (Baca: People Power). 

Salah satunya untuk memilih model baju yang akan kita gunakan, kita bisa mengatur sesuka kita bagaimanapun desainnya. 

Tak hanya baju, kita juga bebas mendesain yang lain lho, seperti topi, cashing hp, dompet, tas, botol minuman, bantal dan banyak lainnya. 

Semua itu bisa dilakukan cukup dengan klik link dibawah ini. Jangan lupa login email dulu ya sebelum teman-teman memulai desain nya. Selamat berkarya :)

http://bit.ly/yukdesainsukasuka

Saturday, 26 August 2017

Penjelasan dari Video Muhammad Yunus: Create Social Fiction

#Sabtubelajar kali ini kita akan belajar dari salah satu video oleh Professor Muhammad Yunus. Professor Muhammad Yunus yang dikenal sebagai Social Entrepreneur ini menjelaskan teori tentang ‘Social Fiction’. Maksudnya adalah gunakan imajinasi kita untuk mengatasi masalah-masalah sosial yang ada disekitar kita.


Video ini diawali dengan pertanyaan, “Apa yang anda pikirkan tentang dunia? Dan Bagaimana seharusnya?”.

Karna setiap orang memiliki kebebasan untuk mengimajinasikan apa yang akan terjadi dimasa yang akan datang. Imajinasi dari Muhammad Yunus ini adalah ingin membebaskan dunia dari kemiskinan, yang maksudnya adalah tidak ada lagi orang miskin di dunia ini.  Hingga anak cucu kita dimasa yang akan datang merasa asing dengan kemiskinan, bahkan mereka bertanya ‘apa sih kemiskinan itu? Dan bagaimana itu bisa terjadi?’.            

Selain kemiskinan, perbaikan sosial selanjutnya adalah pengangguran, penyakit, dan kesenjangan sosial lainnya. Hingga anak cucu kita dimasa yang akan datang akan terasa asing bahkan bertanya-tanya dengan hal-hal tersebut.

Selanjutnya Muhammad Yunus mengatakan, “Kita bangga dengan teknologi, kita bangga dengan ilmu pengetahuan, tetapi kenapa masih ada orang yang meninggal dikarenakan penyakit?”. Sebuah pertanyaan kritis yang harus kita temukan jawabannya. Karna tujuannya adalah bagaimana kita membuat dunia ini lebih baik dari sebelumnya.

Maka dari itu kita harus berpikir untuk menemukan solusinya. Gunakanlah imajinasi kita, seperti kita menggunakan imajinasi kita dalam mengembangkan teknologi (Science Fiction). Contohnya ketika kita pergi ke bulan, kita bisa berkomunikasi jarak jauh, itu dikarenakan oleh Science Fiction oleh ilmuan dimasa lalu. Karna ketika kita menggunakan imajinasi untuk memecahkannya, science akan melakukan riset untuk mewujudkan hal tersebut.

Maka dari itu gunakanlah imajinasi kita untuk memecahkan setiap permasalahan sosial. Seuai dengan kalimat penutup Muhammad Yunus pada video tersebut, yaitu:      

“Jika kita tidak bisa mengimajinasikannya, itu tidak akan terjadi. Jika kita bisa mengimajinasikannya, suatu hari nanti itu akan terjadi”. 


Sunday, 6 August 2017

Generasi Belajar (Learning Generation), Website for Sharing Knowledges from Indonesia

Halo, my name is Muhammad Dadang Kurnia. I am a founder of Generasi Belajar. Generasi Belajar means that Learning Generation, the website of sharing knowledge from Indonesia. Now, we have more than 100 posts in blog and follower in social media that always growth. Because we are consistent give contents in Instagram, Facebook, Twitter, Line, and also Telegram.


As a website of sharing knowledge for Young Indonesia, all of Indonesian can share their knowledge that they got from reading a book, seminar, training, browsing from article and Youtube, and and they can also share their experience from work and traveling.

Beside that, Generasi Belajar is the platform for new idea, anyone who has idea about business and social can share their idea here. It will open the mind and creativity each other, then they can get a friend who has same vision to run the idea.

The focus of Generasi Belajar is to share knowledge, because not of all the young Indonesian have the same access to learn things, some of them have the problem in money, time, network, and etc.

Today, Generasi Belajar has share the content about Tips for Education Abroad, Entrepreneur, Technology, and some others. For the next the best content that is choosen will be arranged to be an ebook and all of the member can download it free.

About monetization, if we have a good traffic in our website, Generasi Belajar will make a deal from several brands to be reseller, affiliate, dropshipper, and etc. Now, we have a deal as a reseller in the book publisher from Yogykarta. And the other income will come from adsense from the website, because traffic is directly proportional to the advertisement.

But, our problem right now is we need more capital to run the company. At least for the operational and promotion cost to enlarge the campaign of Generasi Belajar. And the second problem is I still run this campaign by myself so it becomes slower. It will better if I have a mentor who can show me the way so I can prevent the trial error and help me to find a great team that can support each other.

Based on these 2 problems, I try to find a solution. And the solutions are:

For the first problem, need more capital, the solutions are:
a. Find the Angel Investor, the one who loan his money to me in order to I can focus run Generasi Belajar
b. From crowdfunding, and I need someone as a campaigner who can make a campaign in crowdfunding sites like Kickstarter.com and etc.

For the second problem, the need for mentor and a great team, the solution is:
a. Joining with internet school in order to support each other and exchange ideas, so we can find a great idea to increase the growth of Generasi Belajar faster. And now I have found it in one of internet school in Jakarta.

The total of funding that I need right now is $USD 2000, and the details are:
a. $USD 500 is for register in the internet school as a commitment fee to serious learn there
b. $USD 100 to buy hosting and domain for professional website
c. $USD 200 to buy new a gadget that focus to serve the customer and user
d. And the rest will be used as an operational fund and also promotion until december 2017

Honestly, I have the target to get first $USD 10.000 income in the last 2017. That's why I really ambitous to run this business. And I promise if I get it I will give back the money I loan.

I realized that I still has many mistakes in writing, but I hope you can understand what is my purpose. And hope for your response if I have mistakes in this writing, and can help me find the solution of this problem to get more capital.

If you can help and have a solution just text me in:

Whatsapp: +6282169908055
email: genbelajar@gmail.com

Thanks and God bless all of us.

Friday, 4 August 2017

Generasi Belajar, Situs Berbagi Pengetahuan

Halo, perkenalkan nama saya Muhammad Dadang Kurnia, founder dari Generasi Belajar. Tidak terasa Generasi Belajar kini sudah memiliki lebih dari 100 tulisan di blog. Selain itu, pertumbuhan follower di Sosial Media juga terus meningkat, karna Generasi Belajar konsisten berbagi di Instagram, Facebook, Twitter, Line, juga Telegram. Dan sekarang adalah saat yang tepat bagi saya untuk memperkenalkan diri.


Generasi Belajar adalah sebuah situs berbagi ilmu pengetahuan buat seluruh anak muda Indonesia. Melalui website ini teman-teman bisa berbagi pengetahuan yang didapat dari kesimpulan membaca buku, seminar, training, browsing artikel dan video Youtube, serta juga berbagi pengalaman, baik itu pengalaman yang didapat dari pekerjaan, pengalaman hidup, hingga traveling.

Selain itu, Generasi Belajar juga merupakan tempat berbagi ide, baik itu ide bisnis dan juga ide sosial, sehingga bisa membuka pikiran dan kreativitas teman-teman lainnya, serta dapat menemukan tim yang memiliki visi yang sama untuk menjalankan ide tersebut. 

Fokus Generasi Belajar adalah berbagi pengetahuan, karna tidak semua orang memiliki akses yang sama untuk belajar sesuatu, ada yang terkendala oleh uang, waktu, relasi, dan sebagainya.

Hingga saat ini Generasi Belajar sudah berbagi konten tentang Education Abroad (Tips kuliah di luar negeri), Entrepreneur, Teknologi, dan juga beberapa konten lainnya. Kedepannya konten-konten yang bagus dan terpilih akan disusun rapi untuk dijadikan sebuah ebook dan dibagikan buat teman-teman Generasi Belajar.
Terkait monetisasi, jika traffic pada Website dan Sosial Media-nya sudah ramai, Generasi Belajar akan bekerja sama dengan beberapa brand sebagai reseller, dropshipper, dan sebagainya. Untuk saat ini Generasi Belajar sudah melakukan kerjasama sebagai reseller salah satu penerbit buku yang ada di Yogyakarta, kemudian juga salah satu brand fashion yang ada di Jakarta.

Serta peluang income lainnya juga akan terbuka melalui adsense, karna traffic yang ramai akan berbanding lurus dengan iklan. 

Tapi, kendala terbesar saat ini adalah Generasi Belajar sedang kekurangan modal diawal, setidaknya untuk biaya operasional beberapa bulan kedepan serta biaya promosi untuk memperbesar kampanye dari Generasi Belajar ini. 

Problem kedua, karna saya masih mengerjakannya sendiri sehingga akan mengalami perlambatan. Berbeda jika sudah memiliki mentor yang bisa mengarahkan sehingga memangkas trial error dan juga membantu menemukan tim solid yang bisa saling mengisi satu sama lain.

Dari dua problem tersebut, saya mencoba  menemukan solusi. Untuk problem pertama, yaitu kekurangan modal, solusinya adalah: 
  1. Mendapatkan Angel Investor, yaitu seseorang yang mau meminjamkan uangnya secara pribadi agar saya bisa fokus mengembangkan Generasi Belajar ini.
  2. Melalui crowdfunding (Penggalangan dana massal), dan saya membutuhkan seorang campaigner yang mau membuatkan kampanye pada situs crowdfunding seperti Kitabisa.com dan sebagainya
Untuk problem kedua, yaitu kebutuhan terhadap mentor dan tim yang solid, solusinya adalah: 
  1. Bergabung dengan Sekolah dan Komunitas Internet agar bisa saling support dan bertukar pikiran, sehingga menghasilkan ide-ide baru yang mempercepat pertumbuhan Generasi Belajar ini. Alhamdulillah saat ini saya sudah mendapatkannya di salah satu Sekolah dan Komunitas Internet yang ada di Jakarta
Total Pendanaan yang dibutuhkan diawal ini adalah Rp. 20.000.000, detailnya adalah sebagai berikut:
  1. Rp. 5.000.000 untuk pendaftaran bergabung di Sekolah dan Komunitas Internet sebagai commitment fee untuk serius belajar disana
  2. Rp. 1.000.000 untuk membeli hosting dan domain website yang lebih profesional selama setahun
  3. Rp. 2.000.000 untuk membeli gadget khusus melayani customer dan user 
  4. Dan sisanya akan digunakan sebagai dana operasional dan juga promosi hingga bulan desember 2017 
Sedikit diceritakan, selain memberikan value seluas mungkin kepada anak muda Indonesia, Generasi Belajar juga memiliki target untuk mendapatkan income 100 juta pertama dalam waktu kurang dari setahun kedepan. Jika hal tersebut tercapai, pinjaman modal awal 20 juta ini akan langsung dikembalikan. 

Saya sadar mungkin masih banyak kekurangan dari tulisan ini, tetapi saya yakin teman-teman mengerti tujuan dari tulisan saya ini. Dan saya berharap respon dari teman-teman untuk mengkoreksi bila ada tulisan yang membingungkan, serta membantu memberikan solusi dari permasalahan permodalan ini. 

Jika teman-teman bisa membantu memberikan jalannya silahkan hubungi:
  • Whatsapp: 082169908055 (M Dadang Kurnia)
  • Email: genbelajar@gmail.com

Terima kasih dan sukses terus buat teman-teman Generasi Belajar. 

Sunday, 30 July 2017

Sekolah alam di Green School Bali

Pernahkah teman-teman membayangkan bisa belajar di sekolah yang terbuat dari bahan-bahan yang berasal dari alam? Serta memungkinkan kita untuk langsung belajar dengan alam tanpa takut kotor dan sebagainya? 
Teman-teman bisa coba mengunjungi Green School Bali ini untuk membuka wawasan tentang pendidikan yang berbasis alam.

  

Green School Bali merupakan sebuah Sekolah Hijau yang memiliki konsep ramah lingkungan dan hampir semua bahan bangunannya menggunakan bahan-bahan alam seperti bambu, alang-alang, dan tanah liat. Sekolah ini didirikan oleh John Hardi, seorang warga Kanada yang sudah lama menjalankan bisnisnya di Bali.

Sekolah ini merupakan salah satu sekolah paling unik di dunia, karena menggunakan konstuksi bambu yang ramah lingkungan. Selain itu, sekolah ini tidak menggunakan listrik secara langsung, pemasukan listriknya berasal dari hasil Bio-gas yang terbuat dari kotoran hewan. Sementara untuk pendingin udara mereka menggunakan kincir angin melalui terowongan bawah tanah.

Dalam komunikasi sehari-hari sekolah ini menggunakan bahasa Inggris, karena 80% anak-anak yang belajar disana merupakan anak-anak ekspatriat atau bule-bule yang tinggal di Bali. Sisanya merupakan anak-anak Bali yang mendapatkan beasiswa dari pendonor.


Selain belajar formal, anak-anak disana juga diajarkan organic garden. Mulai dari menanam padi, beternak sapi, memetik buah coklat, dan  banyak lagi. Hal ini berguna buat pengembangan kreativitas mereka karena langsung praktek belajar dengan alam serta meningkatkan kesadaran mereka untuk mencintai dan merawat lingkungan di sekitar mereka. 

Saturday, 29 July 2017

7 Kebiasaan Manusia Paling Efektif & Sabtu Belajar

Happy satnite teman-teman. Oh iya, hari ini kan masih hari sabtu, jadi setiap sabtu itu foundernya @ruangguru Kak @imanusman membuat program yang namanya #sabtubelajar. Ini merupakan sebuah program berbagi ilmu apapun yang teman2 pelajari baik itu melalui buku, film, dll. Bagi yang mau join program ini cukup gunakan hastag #sabtubelajar agar yang lainnya juga bisa bealajar dari teman2, dan program ini konsisten dilakukan setiap sabtu ya.

Pada postingan kali ini, kita akan bahas sebuah buku karya Stephen R Covey, yang berjudul ‘7 Habits of Highly Effective People’ atau ‘7 Kebiasaan Manusia Paling Efektif’. Karena setiap perilaku kita sehari-hari itu berasal dari kebiasaan (habit) kita, dan kebiasaan itulah yang akan membentuk karakter kita. Apa saja kebiasan itu? Kali ini kita akan bahas 3 dulu ya, yaitu:

1. Be Proactive. Jadilah pribadi proaktif yang memiliki kendali terhadap lingkungan kita, jangan sampai situasi disekeliling kita yang mengendalikan kita.

2. Begin with the end in mind, yaitu mulailah dengan akhir di pikiran. Tentukan target, visi, dan misi kita sebelum kita melangkah. Sehingga kita memiliki arahan pribadi dalam menuntun aktivitas sehari-hari. Dengan target di pikiran yang sudah jelas, maka kreativitas kita akan bekerja untuk mencapainya.

3. Put first thing first, Dahulukan yang utama. Kita harus bisa memanajemen waktu, dan menentukan prioritas utama kita. Bedakan antara sesuatu yang Penting dan Tidak Penting, dan yang Urgen serta Tidak Urgen.



Saturday, 8 April 2017

Komunitas 1000 Guru

1000 Guru adalah komunitas peduli pendidikan pedalaman dan perbatasan Indonesia, yang didirikan oleh Kak Jemi Ngadiono. Bermula dari akun twitter inspirasi, kini 1000 guru berkembang dengan melakukan aksi sosial nyata, turun langsung membantu pendidikan anak-anak pedalaman negeri.
1000 Guru memiliki 2 program, yaitu:

1. Traveling and Teaching, yang mengajak semua kalangan anak muda dari berbagai latar belakang profesi untuk mengunjungi tempat-tempat yang indah dan unik di Indonesia, budaya dan adat istiadat leluhur dan tentunya disertai dengan kegiatan sosial berbagi dan mengajar di tempat-tempat yang dikunjungi, berbagi ilmu pengetahuan dan memotivasi anak-anak di pedalaman dan perbatasan tersebut

2. Smart Center, yaitu pemberian bantuan makanan bergizi setiap harinya untuk anak-anak pedalaman dan perbatasan dengan jangka waktu satu tahun. Smart Center ini bertujuan agar dapat membantu adik-adik pedalaman dan perbatasan untuk lebih semangat dan terpacu belajar lebih giat, memupuk ilmu dan mencapai cita-cita yang mereka inginkan.

Naah, bagi teman-teman yang ingin bergabung serta memulai menjelajahi pelosok negeri ini serta berbagi dan menginspirasi anak-anak di pedalaman dan perbatasan, bisa gabung bersama Komunitas 1000 Guru ini. Silahkan buka sosmed beserta website nya untuk informasi selanjutnya yaa. 


Foto: Google

Monday, 3 April 2017

Good News From Indonesia

Sungguh miris memang, saat ini media yang berada di sekeliling kita isinya kebanyakan konten yang negatif dan provokatif.

Padahal, masih banyak hal positif yang menjadi kabar baik dari Indonesia. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh akun Good News From Indonesia ini. GNFI selalu memberikan berita baik dan positif buat Indonesia.


Maka dari itu sebaiknya kita harus lebih pintar dalam memfilter informasi yang masuk di sekeliling kita.

Foto: Google


Ikuti Sosmed Generasi Belajar lainnya di:
Instagram: @generasibelajar
Facebook: Generasi Belajar
Twitter: @generasibelajar
Line: @ile7021n

Apa itu Ruangguru.com ?

Gimana kabarnya teman-teman Generasi Belajar? Sudah berapa banyak ilmu dan pembelajaran yang didapat hari ini?

Kali ini kita akan sedikit me-review Ruangguru.com ya.  Ruangguru.com adalah sebuah platform digital yang bergerak di bidang pendidikan dan teknologi, didirikan oleh Kak Iman Usman. Platform ini mengembangkan learning management system yang ditujukan bagi pelajar SD, SMP dan SMA di Indonesia. Di luar itu, ruangguru.com juga menyediakan akses terhadap bank soal, video pembelajaran, maupun layanan pencarian dan pemesanan guru privat.

Bagi teman-teman atau adik-adik yang ingin privat secara online bisa buka website nya lalu pilih privat apa yang mau diambil beserta dengan guru privat nya.


Foto: Google


Ikuti Sosmed Generasi Belajar lainnya di:
Instagram: @generasibelajar
Facebook: Generasi Belajar
Twitter: @generasibelajar

Line: @ile7021n

Thursday, 30 March 2017

Apa itu Kitabisa.com ?

Sebagaimana kita lihat saat ini di Indonesia masih banyak pembangunan dan kesejahteraan yang belum merata. Disaat kita makan enak dan tinggal dirumah yang nyaman, sementara saudara-saudara kita diluar sana tidak mendapatkan tempat tinggal dan makan yang layak.

Padahal kita sama-sama mengetahui negara kita ini memiliki kebiasaan turun menurun dari leluhur kita, yaitu prinsip gotong royong. Atas dasar inilah, maka Kak Al Fatih Timur mendirikan sebuah Platform yang dinamakan Kitabisa.com.

Sesuai dengan Slogan nya, Kitabisa.com adalah Situs Gotong Royong Digital untuk seluruh #Orangbaik di Indonesia. Situs ini #Menghubungkankebaikan antara seseorang yang membutuhkan donasi dengan seorang donator yang ingin menyumbangkan hartanya.

Sumbangan yang bisa didonasikan disini diantaranya untuk Pembangunan tempat ibadah, Biaya pengobatan serta operasi bagi yang membutuhkan, Sumbangan buat korban bencana dan juga Donasi buat kegiatan sosial lainnya.


Mari kita ikut berpartisipasi melalui Kitabisa.com ini, agar bisa mewujudkan pembangunan serta kesejahteraan yang merata bagi Indonesia. Caranya sangat gampang kok, tinggal buka website nya, klik, isi biodata, masukin jumlah yang ingin didonasikan lalu transfer. Selamat beramal dan menebar kebaikan yaa teman-teman. 

Foto: Google

Ikuti Sosmed Generasi Belajar lainnya di:
Instagram: @generasibelajar
Facebook: Generasi Belajar
Twitter: @generasibelajar
Line: @ile7021n

Sekolah Inggris Kak Budi Waluyo

Selamat pagi teman-teman, Happy weekend. Kali ini kita akan sedikit mereview tentang Sekolah Inggris milik Kak Budi Waluyo. Sekolah Inggris ini merupakan Program pembelajaran Bahasa Inggris GRATIS, mulai dari Tenses + Grammar, Vocabulary dan Listening.

Sekolah Inggris ini sudah berjalan selama 3 periode, dengan total 30 ribu siswa tersebar di berbagai daerah di Indonesia dan luar negeri. Dengan latar belakang siswa yang bervariasi mulai dari siswa SMA, Mahasiswa, Pegawai Negeri dan Swasta, Pekerja Profesional, hingga Ibu rumah tangga.

Sistem belajar nya adalah online dengan materi yang akan dibagikan setiap awal minggu dan akan ada review diskusi di setiap akhir minggu nya untuk membahas soal-soal dari materi tersebut.
Naah kabar baiknya Sekolah Inggris ini akan kembali membuka pendaftaran pada 26 maret-2 april 2017 ini, jangan sia-sia kan kesempatan ini untuk mendaftar ya teman-teman.




Pantengin terus sosmed nya, karna selain Sekolah Inggris, juga ada Sekolah TOEFL yang akan membahas tips serta trik dalam TOEFL. 


Ikuti Sosmed Generasi Belajar lainnya di:
Instagram: @generasibelajar
Facebook: Generasi Belajar
Twitter: @generasibelajar

Line: @ile7021n

Apa itu Think out of The Box ?

THIINK OUT OF THE BOX

Think out of the box (berpikir diluar kotak) merupakan sebuah konsep berpikir yang diperkenalkan oleh seorang matematikawan asal Inggris Henry Ernest. Cara berpikir Think out of the box ini maksudnya adalah kita berpikir diluar dari kebiasan-kebiasaan lama.

Karna kita tidak akan menemukan hal baru, yang tidak pernah ditemui dan dialami sebelumnya jika masih berada pada cara pemikiran yang sama. Maka kita harus berani mengambil keputusan keluar dari ‘kotak’ tersebut, zona aman yang dimiliki, maka kita akan belajar hal-hal baru, inovasi, dan pengalaman yang tidak terbayangkan bisa menghampiri kita.


Cara berpikir Think out of the box ini juga bisa kita gunakan ketika kita memiliki masalah dengan diri sendiri atau orang lain. Cukup rubah cara berpikir kita, ketika ada masalah angggap kita sedang berada didalam kotak, lalu visualisasikan diri kita keluar dari kotak tersebut, sehingga kita bisa melihat masalah tersebut dari luar, dan dapat menemukan solusinya utk diri kita sendiri.


Sumbangkan Bukumu untuk Anak Negeri

Melanjutkan postingan dari Instagram @indonesiamembaca_id

Salam berbagi dan salam aksara.
Program “Sumbangkan Bukumu Untuk Anak Negeri” ini merupakan kerjasama PTPB Mandiri (@ptpb_mandiri) dan Indonesia Membaca (@indonesiamembaca_id). Hingga saat ini sudah diresmikan 7 cabang oleh PTPB Mandiri di wilayah Kediri.

Bagi teman-teman yang ingin membuka taman baca dimanapun, serta ingin mendonasikan buku bekas maupun baru bisa menghubungi Contact Person yang tertera diatas ya.


“Hidup yang berkualitas adalah hidup dengan kesetaraan, yuk saling berbagi agar kita bisa saling melengkapi”        

Ikuti Sosmed Generasi Belajar lainnya di:
Instagram: @generasibelajar
Facebook: Generasi Belajar
Twitter: @generasibelajar
Line: @ile7021n

Ada yang ingin kuliah ke luar negeri tapi masih memperbaiki bahasa Inggrisnya?

Berikut coba kami ulas tips-tips penting untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris: 1.        Jangan pernah bilang tidak bisa bahas...